DUMAI (DUMAIPOSNEWS)- Kasus kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Ombak, Kota Dumai, pada Sabtu (23/05/2026) sekitar pukul 04.00 WIB bisa berbuntut panjang, lantaran Nomor Polisi (Nopol) kendaraan Fortuner yang menabrak dua sepeda motor hingga membuat dua orang pengendara sepeda motor meninggal dunia diduga palsu .
Sesuai dengan video yang beredar, kendaraan Fortuner penabrak Nopol BM 1702 QW, namun saat ditangani oleh pihak Sat Lantas Polres Dumai Nopol Fortuner adalah BM 61 R karena sesuai dengan STNK yang telah diamankan polisi milik seorang oknum ASN.
Demikian disampaikan oleh Kasat Lantas Iptu Erwan melalui Kanit Lakalantas Ipda Riki yang dikonfirmasi Dumaipos, Minggu (24/5/2026).
“Nopol asli kendaraan Fortuner tersebut BM 61 R, ini sesuai dengan STNK yang kita sita. Mengenai adanya Nopol lain saat kejadian, kita masih melakukan pendalaman,”ujar Kanit.
Lanjutnya, saat ini supir berinisial RS telah menjalani pemeriksaan di Unit Lakalantas Polres Dumai.
Kronologis Kejadian
Peristiwa bermula ketika mobil Toyota Fortuner BM 61 R yang dikemudikan oleh RS sebelum kejadian datang dari arah Jalan Ratu Sima melewati Jalan Sultan Hasanuddin menuju ke arah Jalan Pangeran Diponegoro.
Sesampainya di TKP di duga pengemudi mobil toyota fortuner BM 61 R tidak konsentrasi sehingga menabrak sepeda motor Honda Beat Street BM 5968 HQ yg dikemudikan oleh MAS membonceng MJ dan NAH yang sedang bergerak datang dari arah yang sama berada di depan mobil Toyota Fortuner BM 61 R, kemudian mobil Toyota Fortuner BM 61 R tetap bergerak ke depan kembali menabrak sepeda motor Honda Supra BM 6772 HY yang membawa keranjang (Along-along) dikendarai oleh TI yang juga berada di depannya.
” Tabrakan mengenai pada bagian depan mobil Toyota Fortuner BM 61 R dengan bagian belakang sepeda motor Honda Beat Street BM 5968 HQ serta bagian belakang sepeda motor Honda Supra BM 6772 HY,”ujar Kanit Lantas
Akibat dari kejadian tersebut pengendara sepeda motor Honda Beat Street BM 5968 HQ an. MAS dan penumpang an. NAH meninggal dunia serta penumpang an. MJ dan pengendara sepeda motor Honda Supra BM 6772 HY atas nama TI mengalami luka-luka kemudian kendaraan yang terlibat kecelakaan mengalami kerusakan.
Supir Diduga Mabuk
Berdasarkan pengakuan sejumlah saksi di lokasi kejadian serta keterangan korban selamat, sopir mobil diduga mengendarai kendaraan dalam keadaan mabuk.
Dugaan tersebut semakin menguat setelah beberapa warga yang berada di tempat kejadian melihat kondisi pengemudi yang dinilai tidak sadar penuh saat insiden terjadi.
“Dari gaya supirnya seperti orang mabuk saat berada di lokasi,”ujarnya seorang warga. Informasi yang berkembang, supir seorang oknum ASN di Dumai.
Peristiwa memilukan itu sontak mengundang perhatian masyarakat Kota Dumai. Warga yang berada di sekitar lokasi kejadian mengaku syok melihat kondisi para korban yang terseret cukup jauh di badan jalan.
Panglima Muda Laskar Hulubalang Melayu Bersatu, Wan Ade Syahputra, meminta aparat kepolisian mengusut tuntas kasus ini.
Dia menegaskan agar tidak ada pihak mana pun yang mencoba menutupi fakta sebenarnya terkait kejadian tersebut. Ia secara khusus mengingatkan agar tidak ada oknum aparat yang berupaya mengaburkan penyebab utama kecelakaan.
“Kami meminta pihak kepolisian bertindak profesional dan transparan dalam menangani kasus ini. Jangan ada oknum yang mencoba mengaburkan fakta kejadian. Berdasarkan pengakuan saksi dan korban selamat, sopir diduga mengemudi dalam keadaan mabuk. Ini harus diusut sampai tuntas,” tegas Wan Ade Syahputra.(rio)






