Razia Tim Gabungan, Tiga Orang Diamankan dari Penginapan di Dumai

DUMAI (DUMAIPOSNEWS) – Polsek Dumai Timur bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menggelar operasi gabungan yang menyasar sejumlah lokasi yang diduga rawan Penyakit Masyarakat (Pekat), penyalahgunaan narkoba, hingga aktivitas yang melibatkan anak di bawah umur, Sabtu (6/6/2026) malam.

Dalam kegiatan tersebut, ada beberapa lokasi yang didadangi petugas yakni ampang-ampang, warung remang di sekitaran Bundaran serta wisma Cemara.

Kapolsek Dumai Timur KOMPOL Dr. Aditya Reza Syahputra, S.E., M.H yang turun langsung dalam kegiatan itu mengatakan, razia tersebut merupakan bagian dari operasi gabungan yang dilakukan secara terpadu bersama Satpol PP.

Dikatakannya kegiatan tersebut sebagai langkah preventif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dari Pekat, penyalahgunaan narkoba, hingga aktivitas yang melibatkan anak di bawah umur.

“Kegiatan ini merupakan agenda operasi gabungan bersama Satpol PP. Sasaran kami adalah antisipasi tindak kriminalitas C3 (curat, curas, dan curanmor), Pekat, penyalahgunaan narkoba, serta keberadaan anak-anak di bawah umur di lokasi yang diduga rawan,” ujarnya di loaksi kegiatan.

Operasi ini lanjutnya, menyasar beberapa titik, yakni kawasan Ampang-Ampang, warung remang-remang di Bundaran serta Wisma Cemara.

“Kami berharap operasi seperti ini tidak hanya dilakukan pada malam Minggu saja, tetapi bisa dilaksanakan secara berkelanjutan agar memberikan efek pencegahan dan meningkatkan rasa aman di tengah masyarakat,” katanya.

Dalam pantauan awak media, ada tiga orang yang diamankan petugas yakni dua laki-laki dan satu perempuan berada dalam satu kamar di penginapan wisma Cemara. Ketiganya kemudian dibawa ke Kantor Satpol PP Kota Dumai.

Kasat Pol PP Kota Dumai Eko Wardoyo melalui Kabid Tibum Ganda Prawiranata menjelaskan bahwa tiga orang yang diamankan dalam operasi tersebut akan menjalani proses pendataan serta pembinaan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Mereka yang diamankan akan dilakukan pembinaan dan diberitahukan bahwa ada aturan Pemerintah Daerah bahwasanya tidak dibenarkan pasangan yang bukan suami istri berada dalam satu kamar,” tuturnya.

Operasi gabungan terpantau terpantau berjalan dengan aman, tertib dan lancar. (rio)