Hanya Dihadiri Asisten III dan Minim Kepala OPD, Dewan Merasa Dilecehkan Pemkab Pada Acara Rapat Paripurna

PELALAWAN (DUMAIPOSNEWS.COM) —– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabu Pelalawan menggelar rapat paripurna penyampaian jawaban kepala daerah atas pandangan umum fraksi terhadap laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) kepala daerah akhir Tahun 2025, Selasa (2/6) di ruang rapat paripurna.

Dalam paripurna ini dibuka oleh Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pelalawan Baharudin SH MH dan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan dihadiri Asisten Administrasi Bidang Umum (III) Setdakab Pelalawan Mayhendri MSi.
Pantauan Dumaiposnews.com di lapangan, bahwa paripurna kali tidak berjalan dengan lancar, dimana sempat mengalami penundaan.

Dikarenakan Dewan merasa kecewa, bilamana paripurna tidak dihadiri oleh Bupati, Wakil Bupati dan Sekda, hanya dihadiri oleh Asisten III saja. Disamping itu, minim kehadiran kepala OPD. Dengan adanya kejadian ini, Dewan merasa tidak dihargai Pemkab Pelalawan.

Demikian disampaikan anggota DPRD Pelalawan dari Partai Golkar H Zakri. Dikatakannya, bahwa pihaknya (Dewan, red) merasa dilecehkan kan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Pelalawan, dimana dalam paripurna jni tidak dihadiri oleh Kepala daerah dan minim kepala OPD

” Saya mewakili kawan-kaean DPRD sangat kecewa, kareran tidak di hargai oleh pemerintah. Kalau pun kepala daerah tidak hadir, minimal sekda yang mewakili. Ini yang hadir hanya asisten saja. Apalagi saat ini minim dari Kepala OPD. 5 kepala OPD dan 5 dari sekretaris. Padahal jumlah OPD di lingkungan Pemkab Pelalawan lebih kurang 30 instansi,”terang.
Sementara itu, anggota DPRD dari Partai Golkar lainnya ikut kritik Nasarudin US juga mengatakan, bahwa pihaknya kerja untuk rakyat dan di gaji oleh rakyat. Dengan ada kejadian ini. Kejadian ini sudah sering terjadi, tapi terus diulangin oleh pemerintah. Mereka tidak serius melakukan evaluasi kinerja kepala OPD nya

” Saya mau paripurna ini di tunda dulu sampai para kepala OPD hadir. Bagi saya paripurna ini sangat penting, karena kami mau dengar jawaban kepala daerah atas pandangan umum fraksi terhadap LKPJ kepala daerah akhir Tahun 2025,”ujarnya.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pelalawan Baharudin SH MH menambahkan, bahwa dirinya akan mempending paripurna ini. Pihaknya mau Asisten III Setdakab Pelalawan menghubungi seluruh OPD. Untuk itu saya minta asisten menelpon seluruh OPD untuk hadir pada paripurna ini dan kalau bisa Sekda juga dihadiri.

” Kejadian ini sebagai catatan buat kami, tentang tingkat kehadiran kepala OPD. Saya berpesan kepada Asisten Administrasi Umum Setdakab Pelalawan untuk menyampaikan kepada Sekda, tidak akan mengulangi kejadian seperti ini,”tutupnya.(naz)