Dalam RUPS-LB, Haris Kampay Tambah Bidang Usaha SPR

PEKANBARU (DUMAIPOSNEWS)- Dalam upaya mewujudkan BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) yang berkelas dalam meningkatan deviden yang akan disumbangkan bagi PAD (Pendapatan Asli Daerah), Direktur SPR (Sarana Pembangunan Riau) Perseroda Dr. H. Haris Kampay terus saja melakukan inovasi. Salah satunya adalah dengan menambah bidang usaha SPR yang disampaikan Dalam RUPSLB (Rapat Umum Pemegang Saham) Luar Biasa yang berlangsung di Kantor SPR, Jalan Diponegoro 49, Pekanbaru, Senin (24/8).

Hadir dalam RUPS-LB tersebut, Job Kurniawan mewakili PLT Gubri SF. Hariyanto sebagai pemegang saham terbesar SPR. Komisaris SPR, Sri Irianto, Asisten Direktur Hariyono, Sekretaris SPR, Hariyanto Karim, Tenaga Ahli (TA) Amirudin, SPI (Satuan Pengawas Internal) Bakri serta Notaris Ira Asiska.

Dalam sambutannya Haris Kampay mengatakan, penambahan bidang usaha tersebut, selain upaya meningkatan deviden untuk PAD, juga sebagai upaya menangkap peluang sesuai dengan perkembangan dunia bisnis saat ini yang tidak termasuk dalam bidang usaha yang ada selama ini.

“Jadi kita berupaya mengikuti perkembangan bisnis yang terjadi saat ini, yang tidak ada dalam bidang usaha SPR selama ini,” ujar Haris Kampay.

Haris mencontohkan misalnya di bidang pengelolaan dan pembuangan limbah atau sampah berbahaya, sebuah bidang yang potensi saat ini, yang tidak ada dalam bidang usaha SPR selama ini.
Menanggapi hal itu Job Kurniawan yang juga Asisten II Pemprov Riau menyambut baik inisiatif SPR dalam menambah bidang usaha sesuai perkembangan dunia bisnis yang terjadi.
Apa lagi lanjut Job, kondisi keuangan Pemda (Pemerintah Daerah) saat ini belum stabil.

“Sehingga BUMD diharapkan dapat mencari solusi dan inovasi sehingga dapat meningkatkan deviden yang akan disumbangkan bagi PAD Riau,” tegas Job.

Dalam RUPS-LB yang berlangsung satu jam tersebut, SPR manambah 20 bidang usaha di antaranya, pembangkit tenaga listrik dan sumber energi terbarukan, perdagangan besar beras, perdagangan besar buah-buahan, perdagangan besar sayur-sayuran, perdagangan besar minyak nabati dan lain-lain.(ers)