PELALAWAN (DUMAIPOSNEWS.CON) —– Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 H, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan akan menggelar pawai obor dan bakar ikan sebanyak 5,5 ton. Pelaksanaan kegiatan tersebut akan melibatkan puluhan ribu masyarakat kabupaten Pelalawan nantinya. Pelaksanaan akan berlangsung pada tanggal 15 Juni ini.
Untuk terus mematangkan persiapan kegiatan tersebut, Bupati Pelalawan H Zukri didampingi Wakil Bupati Pelalawan H Husni Tamrin dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pelalawan Tengku Zulfan SE Ak bersama seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dilingkungan Pemkab Pelalawan menggelar rapat persiapan agar berjalan dengan sukses.
Adapun rangkaian kegiatan yang akan digelar dalam rangka menyambut tahun baru islam ini, diantaranya, sholat magrib dan isya berjamaah dilapangan Kantor Bupati, doa bersama, pawai obor dari lapangan kreatif menuju tuggu bono, pemukulan beduk tanda masuknya tahun baru hijiriyah, dan dilanjutkan dengan bakar ikan di 4 sisi jalan sekitar tugu bono yang terbuka untuk umum dan gratis alias tidak berbayar. Masyarakat yang hadir dapat mengambil kupon diposko-posko yang disediakan oleh panitia dilokasi acara, dan kemudian dapat ditukarkan dengan ikan bakar.
Demikian disampaikan Bupati Pelalawan H Zukri kepada Dumaiposnews.com, Selasa (9/6). Dikatakannya, bahwa acara pawai obor yang akan dilaksanakan ini menjadi bukti bahwa tradisi Islami masih hidup dan terus menyala di tengah masyarakat, menerangi awal tahun baru dengan harapan dan semangat baru. Disamping itu, kegiatan bakar ikan nanti, pihak sudah menyiapkan lebih kurang 5,5 ton ikan dan jenis ikan yakni ikan patin, ikan nila, ikan tapah, ikan toman.
” Ya, kita akan melaksanakan kegiatan menyambut Tahun Baru Islam, berbagai acara akan dilaksanakan seperti pawai obor dan bakar ikan. Sebelum acara di mulai, kita akan menjalan sholat magrib dan isya berjemaah dulu. Kalau untuk pawai obor akan dikuti sebanyak 10 ribu orang. Kita menargetkan ada sekitar kurang lebih 20 ribu orang akan ikut mensukseskan kegiatan tersebut,”terangnya.
Zukri juga mengatakan, bahwa peserta pawai terdiri dari pelajar sekolah, group hadroh, utusan imam dan bilal serta jamaah masjid yang di pangkalan Kerinci, lembaga dakwah yang ada di Kabupaten Pelalawan seperti MDI, IKADi, ILMU, NU, Muhammadiyah dan MUI, utusan guru TPA, TPQ dan MDTA, LAMR Kabupaten Pelalawan.
” Selanjutnya, guru -guru dari Dinas Pendidikan, utusan TPQ rumah dhuafa, serta formasi 1448 H yang terdiri dari pelajar pondok pesantren Maarifiyah dan MTSN1 Pangkalan Kerinci serta terakhir ASN dilingkungan Pemkab Pelalawan, “ujarnya.
Zukri menambahkab, bahwa dirinya menekankan kepada seluruh OPD yang terlibat dalam kepanitiaan peringatan tahun baru islam 1448 H/ 2026 M yang tinggal menghitung hari, bahwa kegiatan ini akan menjadi tradisi baru ditengah-tengah masyarakat, khususnya di Kabupaten Pelalawan, yang nantinya akan dilakukan secara berkesinambungan. Kegiatan ini harus dilaksanakan secara matang dan meriah, karena kegiatan ini akan menjadi tradisi baru, dan sesungguhnya kegiatan ini adalah untuk masyarakat, kita Pemerintah Daerah hanya memfasilitasi saja, karena itu semua hal yang terkcil sekalipun harus dipersiapkan dengan masak.
” meminta kepada seluruh OPD, Camat, Lurah dan Seluruh elemen masyarakat untuk dapat menyebarluaskan informasi terkait kegiatan peringatan tahun baru islam kepada masyarakat luas, sehingga nantinya diharapkan masyarakat dapat hadir untuk meramaikan dan memeriahkan peringatan tahun baru hijiriyah yang terbuka untuk umum,”tuturnya.(naz)






