‘Sapa Spentry’ SIMONA Heal 3 E-Counseling

DUMAIPOSNEWS.COM– Kepala SMP Negeri 3 Dumai, Dra Suryetti MPd menyampaikan tentang ‘Sapa Spentry’ SIMONA Heal 3 E-Counseling. SMP Negeri 3 Dumai meluncurkan empat layanan inovasi untuk kemudahan pelayanan bagi peserta didik. Empat inovasi yang langsung dirancang oleh guru-guru SMP Negeri 3 Dumai dan merupakan hasil karya sendiri tanpa membeli aplikasi dengan orang lain.
Diantaranya layanan konseling digital (e-counseling) untuk memudahkan peserta didik berkonsultasi dengan guru Bimbingan Konseling (BK) secara online agar lebih fleksibel dan menjaga privasi. Inovasi E-Counseling merupakan layanan konseling digital dari SMPN 3 Dumai berbasis situs web Canva.

”Layanan ini menjadi wadah konsultasi yang mudah, aman dan rahasia antara peserta didik, orang tua dengan Guru BK. Banyak sekali manfaat dari layanan ini seperti lebih mudah diakses, fleksibel, menjaga kerahasiaan, mengurangi rasa malu dan cepat mendapatkan bantuan,” ujarnya.

Dijelaskan Suryetti bahwa permasalahan yang dapat dikonsultasikan melalui e-counseling mulai dari bidang pribadi, bidang sosial, bidang belajar dan bidang karier. Adapun etika menggunakan E-Counseling diantaranya menggunakan bahasa yang sopan, menyampaikan informasi dengan jujur, tidak mengirim pesan bercanda atau mengganggu, menjaga kerahasiaan akun, menghormati waktu layanan dan tidak menyebarkan isi konseling kepada orang lain. Alur penggunaan Heal 3 dari login ke aplikasi. https://mpimatematikamdl.my.canva.site/heal3-smpn3dumai- kemudian pilih menu HEAL 3 E-Counseling. Ada kotak curhat orang tua dan kotak curhat siswa serta mengisi identitas dan memilih layanan yang diperlukan seperti tuliskan permasalahan, kirim lalu guru BK memberikan jadwal atau respons dan konseling berlangsung secara daring atau tatap muka sesuai kebutuhan.

Slogan layanan ini HEAL 3 E-Counseling “Your Safe Space, Zero Judgment” yaitu berani bercerita merupkan langkah awal menuju solusi. Di HEAL 3, setiap cerita didengar dengan empati, dijaga kerahasiaannya dan dihargai tanpa menghakimi.

Selanjutnya aplikasi absen digital adalah perangkat lunak atau sistem berbasis teknologi yang berfungsi mencatat kehadiran seseorang siswa secara elektronik, menggantikan cara manual Bisa diakses lewat HP, tablet atau komputer. Cara kerjanya siswa melakukan masuk sekolah (check-in) lewat aplikasi. Sistem otomatis mencatat waktu absen (jam/tanggal), kehadiran, verifikasi identitas dan ata tersimpan di server/cloud dan bisa dipantau lewat dasbor admin secara real-time. Aplikasi ini bermanfaat karena lebih akurat dan aman, hemat Waktu, fleksibel, hemat biaya dan data terorganisir.

”Singkatnya aplikasi absen digital ini adalah absen praktis lewat HP, terverifikasi, data otomatis tercatat tanpa kertas. Dua inovasi ini merupakan penggunaan teknologi informasi berbasis smart teknologi untuk pembuatan program sekolah,” ungkap Suryetti.

Inovasi lain merupakan hard skill bagi peserta didik untuk meningkatkan kualitas dirinya dengan memiliki keterampilan dalam kebutuhan life skillnya, yaitu program VCO SMPN 3 Dumai merupakan inovasi terintegrasi yang menggabungkan pembelajaran IPA/Sains dan pembelajaran berbasis proyek. Mengingat Kota Dumai memiliki potensi komoditas kelapa yang melimpah, SMPN 3 Dumai mengolah daging kelapa tua menjadi Virgin Coconut Oil (VCO) berkualitas tinggi melalui proses fermentasi atau pendinginan (tanpa pemanasan) guna menjaga kandungan nutrisi alami seperti asam laurat dan vitamin E.

”Inovasi ini tidak hanya menghasilkan produk kesehatan fisik, tetapi juga membangun literasi sains dan kepedulian lingkungan melalui pengelolaan limbah atau zero waste,” imbuhnya.

Kemudian program PavEco (Paving Block Eco-Friendly) merupakan inovasi pengelolaan lingkungan dan edupreneurship di SMPN 3 Dumai yang berfokus pada pengolahan limbah plastik anorganik (seperti kantong kresek, bungkus makanan ringan dan botol plastik) dari lingkungan sekolah dan sekitarnya menjadi produk paving block yang kokoh, bernilai ekonomis dan tahan lama. Inovasi ini diintegrasikan ke dalam kokurikuler produk dengan judul “Inovasi Paving Block Plastik: Membangun Generasi Berwawasan Kependudukan dan Peduli Lingkungan Hidup (GENTING) SMPN 3 Dumai.

”Melalui program ini murid tidak hanya belajar teori pengolahan limbah, tetapi juga terlibat langsung dalam aksi nyata mengurangi beban sampah plastik dan peduli lingkungan di Kota Dumai,” pungkas Kepala SMP Negeri 3 Dumai mengakhiri.(des)