UMKM Binaan PT KPI Dumai Edukasi Hidroponik dan Pangan Sehat kepada Pramuka MAN 1 Dumai

DUMAI (DUMAIPOSNEWS)— Kilang Pertamina Dumai secara konsisten menunjukkan komitmen dan peranannya dalam memberikan dampak positif serta nilai tambah kepada masyarakat melalui pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembinaan kelompok masyarakat secara berkelanjutan di sekitar wilayah operasi kilang, salah satunya Kelompok UMKM Jelita Wirani dari Kelurahan Tanjung Palas.

Melalui pendampingan yang berkelanjutan, kini kelompok UMKM Jelita Wirani yang digawangi oleh 9 ibu-ibu yang juga aktif menjadi kader posyandu tersebut terus eksis dan berkembang. Tidak hanya bertransformasi sebagai penggerak ekonomi dan dan peningkatan kesehatan masyarakat, kelompok ini juga mulai mengambil peran strategis sebagai agen edukasi dan pemberdayaan sosial di tengah masyarakat. Salah satu inisiatif yang dilakukan melalui kegiatan edukatif dengan wisata edukasi bagi anak-anak pramuka Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Dumai, sebagai dukungan terhadap pendidikan yang inklusif.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat (16/1) ini dirancang sebagai ruang belajar alternatif berbasis praktik yang menggabungkan unsur edukasi, keterampilan, dan rekreasi. Para peserta diajak mengenal pertanian hidroponik sebagai metode pertanian modern yang efisien, hemat lahan, dan berkelanjutan.

Dalam sesi pembelajaran tersebut, pelajar mendapatkan pemahaman komprehensif mengenai budidaya hidroponik, mulai dari pengenalan alat dan bahan, pemilihan benih, proses penyemaian, pemindahan bibit ke instalasi tanam, hingga perawatan tanaman yang mencakup pengaturan nutrisi, pH, pencahayaan, pengendalian hama, serta tahapan panen.

Ketua Kelompok UMKM Jelita Wirani, Jummi Sulistyani, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kelompok untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada generasi muda. Ia juga menjelaskan bahwa keterbatasan lahan di lingkungan rumah tidak menjadi penghalang untuk melakukan aktivitas bertani.

“Kami ingin menunjukkan ke mereka, bertani dan mengolah pangan sehat bisa dilakukan secara sederhana dimulai dari rumah. Harapannya, adik-adik kita ini bisa mendapatkan pengalaman dan ilmu baru yang menumbuhkan kesadaran mereka tentang pentingnya ketahanan pangan,” ujarnya.

Selain pembelajaran hidroponik, para peserta juga diajak mengunjungi dapur produksi UMKM Jelita Wirani untuk mengenal proses pengolahan pangan sehat. Dalam kesempatan tersebut, pelajar diperkenalkan dengan pembuatan brownies dan kukis berbahan dasar sorgum sebagai alternatif pangan bernilai gizi yang lebih ramah kesehatan.

Salah satu peserta, Octavia, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, pengalaman praktik langsung membuat olahan pangan sehat menjadi hal yang paling berkesan. “Rasanya brownis dan cookiesnya enak, gurih, dan nggak terlalu manis. Tadi kami juga ikut langsung buat kuennya, ada yang bagian ngaduk adonan, ada juga yang kasih topping. Jadi seru dan nambah pengalaman,” ujarnya.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Kilang Pertamina Internasional Unit Dumai, Agustiawan, menyampaikan apresiasi atas antusiasme dan inisiatif ibu-ibu Kelompok UMKM Jelita Wirani yang bersedia mentransfer ilmu dan pengalamannya kepada generasi muda. Menurutnya, hal tersebut mencerminkan keberlanjutan program TJSL yang dijalankan perusahaan.

Ia menilai keterlibatan aktif UMKM binaan dalam kegiatan edukatif menunjukkan bahwa pembinaan yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada peningkatan kapasitas kelompok dan usaha semata, tetapi juga mampu menghadirkan manfaat sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat sekitar, sekaligus mendukung peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) di tingkat lokal.

“Ini menjadi bentuk nyata kolaborasi yang telah terbangun. Hal ini menunjukkan bahwa manfaat yang sudah dirasakan dalam program TJSL ini tidak berhenti di kelompok, tetapi ilmu dan manfaatnya juga semakin meluas agar dirasakan lebih banyak masyarakat,” ujar Agustiawan.

Kegiatan ini sejalan dengan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang dijalankan Kilang Pertamina Dumai. Selain itu, kegiatan ini juga turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), antara lain SDGs 2 (Tanpa Kelaparan), SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas), SDGs 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), serta SDGs 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab).

Melalui sinergi berkelanjutan antara perusahaan, UMKM, dan dunia pendidikan, Kilang Pertamina Dumai berkomitmen untuk terus menghadirkan program TJSL yang memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.(rio)