PEKANBARU (DUMAIPOSNEWS.COM) – Gubernur Riau, Abdul Wahid, menjadi inspektur upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di SMA Negeri Tuah Kemuning, Selensen, Kabupaten Indragiri Hilir, Rabu (1/10/2025).
Momentum itu dimanfaatkan Gubernur Wahid untuk menyampaikan sejumlah pesan penting kepada generasi muda, khususnya para pelajar. Dengan nada hangat dan bersahabat, ia mengingatkan agar pelajar bijak menyaring informasi di era digital yang sarat hoaks dan pengaruh negatif.
“Adik-adik harus bisa memfilter informasi. Tidak semua yang kalian lihat atau baca itu benar,” ujarnya.
Selain itu, Gubernur menekankan pentingnya menjaga budaya dan tradisi lokal sebagai benteng menghadapi arus globalisasi yang kerap mendorong sikap individualis dan melemahkan semangat gotong royong.
“Sekarang ini banyak yang mulai main sendiri-sendiri. Tolong-menolong dan gotong royong mulai luntur. Kolaborasi adalah jawabannya. Kita harus menghadapi masa depan secara bersama,” tegasnya.
Gubernur Wahid juga memperkenalkan program “Gurindam” (Gerakan Riau Menanam) yang ia gagas sebagai bentuk edukasi lingkungan bagi para pelajar.
“Saya ingin sekolah tidak hanya menjadi tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga tempat tumbuhnya karakter dan cinta lingkungan. SMAN Tuah Kemuning ini saya apresiasi karena sudah punya pohon besar. Ini harus ditiru sekolah lain,” katanya.
Ia menekankan pentingnya gerakan penghijauan di sekolah secara masif agar anak-anak terbiasa menanam, mencintai alam, serta memahami nilai budaya dan kearifan lokal.
Sebagai penutup, Gubernur Wahid memberikan motivasi kepada siswa agar membangun kemandirian sejak dini.
“Semangat dan ketekunan adalah modal awal untuk meraih kesuksesan. Jangan manja. Kemandirian dimulai dari sekarang, bukan nanti saat kalian dewasa,” pungkasnya.(ers/Adv)






