DUMAI (DUMAIPOSNEWS)– BPJS Ketenagakerjaan kota Dumai melaksanakan Monitoring dan Evaluasi Pembentukan Agen Perisai Kelurahan seKota Dumai di ruang rapat Wan Dahlan Ibrahim pada Rabu 17 Juni 2026.
Kegiatan ini dihadiri Asisten 1 Setdako Dumai Drs. H. Muhammad Yunus dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Dumai Fadly Maulana. Kegiatan tersebut menjadi ajang evaluasi kinerja sekaligus peningkatan kapasitas agen Perisai dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja sektor informal.
Dalam sambutannya Walikota Dumai melalui Assisten 1 setdako Dumai M. Yunus sangat mengapresiasi BPJS Ketenagakerjaan Dumai karena telah berperan aktif dalam menggerakkan Jaminan Sosial
Ketenagakerjaan di Kota Dumai.
“Kita bertanggung jawab untuk memberikan perlindungan jaminan sosial melalui pembentukan agen perisai di seluruh kelurahan, terutama pada pekerja sector informal”.
Kata dia masih ada sekitar 15 kelurahan lagi yang belum memilki agen perisai, hal ini akan segera didorong untuk pembentukan agen perisainya.
Sementara Fadly Maulana selaku Kepala BPJS Ketenagakerjaan Dumai mengapresiasi seluruh agen perisai yang turut aktif dalam hal edukasi kepada peserta dan calon peserta. Seperti yang kita ketahui keagenan perisasi ini berfungsi sebagai perpanjangan tangan untuk menjangkau, mengedukasi, dan mendaftarkan pekerja sektor informal (Bukan Penerima Upah/BPU).
” Tujuan kita untuk meningkatkan produktivitas dan ketajaman dalam membawa manfaat dari program Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan. Dan kami tentunya berterima kasih kepada seluruh agen perisai yang telah menjadi ujung tombak BPJS Ketenagakerjaan, hal ini merupakan tugas yang sangat mulia dalam hal memberikan perlindungan bagi seluruh pekerja Kota Dumai.
Tak hanya sampai disitu, pada kegiatan ini juga diberikan simbolis santunan kematian sebesar 42 Juta kepada ahli waris Ratdiati pekerja informal dari almarhum Baharuddin, sebagai bentuk nyata dari program Jaminan Kematian.
Kegiatan diakhiri oleh sosialisasi manfaat program BPJS Ketenagakerjaan dan diskusi tentang mekanisme keagenan perisai.(rio)






