Dentuman Keras Ledakan Pipa Gas TGI di Inhu Rusak 5 Rumah, Warga Berhamburan  

INHU (DUMAIPOSNEWS)- Ledakan pipa gas tanam milik PT Transportasi Gas Indonesia (TGI) menggegerkan warga Desa Tani Makmur, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau.

 

Peristiwa yang terjadi pada Jumat (9/1) dini hari tersebut mengakibatkan lima rumah warga mengalami kerusakan, salah satunya rusak cukup parah.

 

Kapolres Indragiri Hulu AKBP Fahrian Saleh Siregar mengatakan ledakan terjadi sekitar pukul 01.00 WIB. Dentuman keras dari dalam tanah membuat warga sekitar panik dan berhamburan keluar rumah.

 

“Ledakan pipa gas di dalam tanah itu terjadi sekitar pukul 01.00 WIB,” ujar Fahrian dalam keterangan tertulis, Sabtu (10/1).

 

Beruntung, peristiwa tersebut tidak disertai kebakaran seperti insiden serupa yang sebelumnya terjadi di Kabupaten Indragiri Hilir. Saat kejadian, kondisi cuaca di lokasi sedang diguyur hujan, sehingga tidak memicu munculnya api.

 

Menurut Fahrian, ledakan kuat tersebut diduga dipicu oleh kebocoran pada pipa gas. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, dampak ledakan menyebabkan kerusakan pada sedikitnya lima rumah warga.

 

Adapun rumah yang terdampak masing-masing milik Ahmad Hojali, Supriyanto, Aan, Adi, dan Edi Tamsil. Rumah milik Ahmad Hojali dilaporkan mengalami kerusakan paling parah karena berada sangat dekat dengan jalur pipa gas tanam.

 

“Material tanah hasil ledakan terlempar hingga menimpa rumah warga. Setelah kejadian, terlihat lubang tanah yang cukup besar dan dalam di lokasi ledakan,” jelas Fahrian dikutip dari MCRiau.

 

Pascaledakan, pihak PT Transportasi Gas Indonesia langsung mengambil langkah cepat dengan menutup aliran gas di lokasi kejadian guna mencegah dampak lanjutan. Petugas dari Polres Inhu dan Polsek Rengat Barat juga segera turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan pendataan.

 

Saat ini, PT TGI tengah melakukan perbaikan pipa serta berkoordinasi dengan warga yang terdampak untuk proses ganti rugi atas kerusakan yang terjadi. “Perusahaan sudah berkomunikasi dan duduk bersama warga untuk membahas penyelesaian,” pungkas Fahrian.

 

Sementara itu, Corparate Secretary Emil Ismail yang dikonfirmasi mengatakan, saat ini tim masih melakukan pengerjaan terhadap pipa yang meledak.

 

“Sekarang tim sedang bekerja perbaikan,”ujarnya.(rio)