Dilantik, BKGD Dumai 2026-2030 Siap Sinergi Pemerintah, Jaga Kerukunan Antar Umat Beragama

DUMAI (DUMAIPOSNEWS) — Pengurus baru Badan Kerjasama Gereja-gereja Dumai (BKGD) Masa Bakti 2026-2030 resmi dikukuhkan Ketua PGPI Damai Pendeta TW Sihombing MTh dalam rangkaian peresmian pelantikan di Balai Sri Bunga Tanjung, Jalan Putri Tujuh, Teluk Binjai, Dumai, Senin (28/9)

Diketuai Pendeta Bedwin Simanjuntak STh, pengurus badan kerja sama yang menaungi 108 gereja ini menegaskan siap menghadirkan warna baru bagi kenyamanan dan kedamaian Kota Dumai, bersinergi dengan Pemerintah dalam kerangka membangun daerah sekaligus menjaga keharmonisan dan kerukunan antar umat beragama di Kota Dumai.

Pengukuhan Pengurus BKGD Masa Bakti 2026-2030 oleh pimpinan PGPI Dumai diawali pembacaan SK Majelis Persidangan BKGD Nomor 062/BKGD/IX/2026 tentang pengangkatan Pengurus BKGD Masa Bakti 2026-2030. Pembacaan SK disusul ucapan terima kasih kepada pengurus BKGD periode sebelumnya yang diketuai Pendeta Johannes. Peresmian ini berlangsung hikmat, ditandai penandatanganan berita acara pelantikan dan serah terima bendera pataka.

Pelantikan dihadiri Walikota Dumai diwakili Asisten III Setdako Handayani SH, Danrem 031/Wira Bima Brigjen TNI Dr Agustatius Sitepu SSos MSi MHum, Forkopimda Dumai, Kepala Kantor Kemenag Dumai, tokoh-tokoh agama, DPRD Dumai, Ketua Umum IKMBD Parlindungan Sinaga, pendeta-pendeta se Kota Dumai, masyarakat dan umat Kristiani Dumai serta undangan lainnya.

Momentum ini semakin memperkuat dan mempertegas kerjasama, mempererat kebersamaan dan menjadi wadah komunikasi bagi 108 gereja yang tersebar diseluruh Kota Dumai. Pengurus BKGD yang baru saja dilantik menegaskan peran badan kerja sama gereja-gereja ini sebagai mitra dari Pemerintah dalam menjaga kerukunan antar umat beragama. Hal ini menjadi fondasi bagi stabilitas dan kemajuan daerah.

“Kehadiran Pengurus BKGD periode 2026-2030 membawa warna yang baru untuk kenyamanan dan kedamaian di Kota Dumai. Kita bersinergi dengan Pemerintah untuk membangun Kota Dumai dan menjaga kerukunan antar umat beragama. Semoga kehadiran BKGD yang mewadahi 108 gereja membawa berkat bagi Kota Dumai,” terang Pendeta Bedwin Simanjuntak.

Dalam sambutannya Pendeta Bedwin Simanjuntak berharap Pemko Dumai memberi perhatian terhadap rencana pembangunan Graha Oikumene Dumai.
Graha Oikumene Dumai, sebut Bedwin Simanjuntak, nantinya menjadi pusat kegiatan umat Kristiani yang meliputi kantor BKGD, panti asuhan hingga panti jompo. “Kita berharap semoga Pemerintah Kota Dumai memberikan perhatian guna mewujudkan pembangunan Graha Oikumene Dumai,” harap pimpinan baru BKGD Pendeta Bedwin Simanjuntak.

Dalam sambutannya Danrem 031/Wira Bima Brigjen TNI Dr Agustatius Sitepu
berpesan dan mengajak jalinan kerja sama yang baik dengan semua agama yang ada di Kota Dumai. Danrem juga mmengingatkan Kota Dumai adalah daerah yang heterogen. Berbagai suku berbagai agama ada didalamnya.

“Berbagai suku berbagai agama ada disini. Kita lihat kerukunan agama di Riau ini cukup baik. Mari berbuat baik. Punya niat untuk berbuat baik aja sudah pahala apalagi merealisasikan niat ingin berbuat baik tersebut,” urai Danrem.

Danrem mengajak umat Kristiani Kota Dumai mendukung Pengurus BKGD yang baru dilantik tersebut. “Mari kita bangun dan jalin kerjasama antar agama di Kota Dumai ini. Jadikan Dumai kota yang sejuk, tenteram, adem, komunitas agama yang rukun dan damai, ” ajak Agustatius Sitepu selaku umat Kristiani.

Pemerintah Kota Dumai menyatakan menyambut baik pelantikan Pengurus BKGD yang baru. Waliko Dumai yang diwakili Asisten III Setdako Handayani SH menyebutkan kerjasama gereja gereja berkaitan erat dengan tiga tugas utama. Ketiganya bersekutu (koinonia), bersaksi (marturia), dan melayani (diakonia).

“Pelantikan ini hendaknya menjadi momentum memperkuat kebutuhan gereja, komunikasi antar gereja, serta dukungan terhadap umat beragama di Kota Dumai. Bersekutu, bersaksi dan melayani adalah tiga bagian tugas gereja yang tidak terpisahkan,” ujar Handayani.

Pemko mengingatkan tugas pelayanan membutuhkan kerelaan berkorban. “Berada di kepengurusan BKGD berarti berani bertanggung jawab memikul amanah. Percayalah, apa pun yang diperbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu untuk Tuhan dan bukan untuk manusia,” urai Handayani.

Dalam pada itu, tokoh masyarakat juga umat Kristiani Dumai Erwin Marbun berharap BKGD periode 2026-2030 akan membawa kemajuan lebih jauh. Secara keseluruhan umat Kristen di Kota Dumai berada di bawah naungan BKGD Kota Dumai. “Semoga pimpinan yang baru mengarahkan kepengurusan BKGD ke arah yang lebih positif dan menguntungkan anggota anggota BKGD itu sendiri. Kita berharap demikian, ” ungkap Erwin Marbun.

Adapun susunan Pengurus BKGD Masa Bakti 2026-2030 di antaranya, Ketua Umum Pendeta Bedwin Simanjuntak STh. Ketua I Pendeta Dr Donald Markus Kumayas MTh. Ketua II Pendeta Pardamean Marbun SPAK. Sekretaris Umum Drs. Hendri P. Sinaga. Sekretaris I Roki Marpaung SKom. Sekretaris II Pendeta Lius Aring MPdk. Bendahara Umum Tiurma Hutagalung. Bendahara I Kesman Marpaung, Bendahara II Ruliani Ralahalu, Kaperwil Riau ( Merli Sinaga).

Ketua Panitia Pelantikan Pengurus BKGD Masa Bakti 2026-2030 Busir Panjaitan mensuport Ketua BKGD yang baru guna mengayomi seluruh umat Kristen, bersinergi dengan Pemerintah Daerah sekaligus membangun keharmonisan dalam keberagaman antar umat beragama di kota yang kita cintai. “Kepengurusan baru BKGD membawahi 108 gereja. Tentunya pengurus BKGD yang baru saja dilantik dan dikukuhkan punya program untuk lebih baik lagi kedepannya, ” tambah Busir Panjaitan. (ery)