DUMAI (DUMAIPOSNEWS) — PT Pertamina Patra Niaga melalui Fungsi Project R&P Sumatera di bawah Direktorat Infrastruktur, Proyek, dan Asset Integrity kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Dumai. Sebanyak 20 peserta dari Lima kelurahan di sekitar Ring 1 Kilang Pertamina Dumai mengikuti Pelatihan Operator Listrik Industri dan Uji Kompetensi BNSP yang dibuka di Gedung Rumah BUMN Dumai, Selasa (9/6).
Menggandeng KPRI Balai Latihan Kerja (BLK ) Pekanbaru Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Riau, pelatihan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian Pertamina menjawab tantangan dunia industri yang semakin dinamis dan membutuhkan tenaga ahli yang kompeten, profesional dan bersertifikasi di bidang kelistrikan. Pelatihan ini akan berlangsung selama 29 hari kerja dan diproyeksikan akan selesai pada 16 Juli 2026.
Tak hanya memberi nilai tambah bagi peserta untuk meningkatkan peluang kerja yang lebih luas, pelatihan yang difasilitasi oleh Fungsi Project R&P Sumatera di bawah Direktorat Infrastruktur, Proyek, dan Asset Integrity Pertamina Patra Niaga ini juga berkontribusi menciptakan lingkungan kerja yang aman, produktif, dan berkelanjutan.
GM Project R&P Sumatera diwakili oleh Basuki Winarno selaku Sr. Project Manager R&P Dumai menyampaikan bahwa pengembangan sumber daya manusia merupakan salah satu investasi penting yang dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi perusahaan dan masyarakat. “Melalui program ini, kami ingin menghadirkan kesempatan bagi masyarakat untuk meningkatkan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini,” ujar Basuki.
Ia berharap, para peserta dapat memanfaatkan pelatihan ini sebaik mungkin sehingga memiliki keterampilan yang berstandar, mampu bekerja dengan aman, dan memiliki daya saing yang lebih baik di sektor industri hari ini.
Dalam pelatihan ini , para peserta tidak hanya dibekali terkait teori dan praktik ilmu-ilmu kelistrikan, tetapi juga menekankan pentingnya memahami dan menerapkan seluruh aspek keselamatan kerja (K3) sebagai aspek penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman, dan selamat. Menurut Basuki, kompetensi teknis harus berjalan beriringan dengan pemahaman terhadap budaya keselamatan agar dapat mendukung operasional industri yang aman dan andal.
Sementara itu, Manager HSSE PT PPN RU II Dumai, Syahrial Okzani menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk menghadirkan program pemberdayaan yang memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat sekitar wilayah operasi. “Kami meyakini bahwa investasi terbaik tidak hanya pada infrastruktur dan operasional, tetapi juga pada pengembangan kapasitas masyarakat. Melalui pelatihan dan sertifikasi Pelatihan Operator Listrik Industri ini, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai berupaya membuka peluang yang lebih luas bagi masyarakat untuk meningkatkan kompetensi, memperoleh pengakuan profesi, serta memperkuat kesiapan mereka dalam memasuki dunia kerja yang semakin kompetitif,” katanya.
Pelatihan ini terbuka oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang gender. Dari total 20 peserta yang mengikuti program pelatihan operastor kelistrikan ini juga diikuti oleh empat peserta perempuan, yang mencerminkan komitmen Pertamina dalam mendorong terciptanya kesempatan yang setara bagi seluruh masyarakat untuk mengembangkan kompetensi dan berkontribusi di dunia kerja tanpa memandang gender. Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan, peserta akan mengikuti uji kompetensi BNSP untuk memperoleh sertifikasi yang dapat menjadi bekal dalam memasuki dunia kerja maupun meningkatkan kapasitas profesional mereka.
Kolaborasi antara Pertamina Patra Niaga dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Riau ini menjadi wujud sinergi antara dunia industri dan pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.
Kepala UPT Latihan Kerja (LK) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Riau, Lukman Hakim menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terus terjalin antara Pertamina Patra Niaga dan Disnakertrans Riau dalam mendukung peningkatan kualitas tenaga kerja daerah. Lebih lanjut, ia berharap agar “Kerja sama ini merupakan langkah yang sangat positif dalam menyiapkan tenaga kerja yang kompeten dan siap menghadapi kebutuhan industri,”
Senada, apresiasi yang sama juga disampaikan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kota Dumai, diwakili oleh Edi Susanto SE MM.Ak Kabid Pelatihan, dalam mendukung peningkatan kualitas tenaga kerja daerah di kota Dumai.
Melalui inisiatif ini, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai bersama Fungsi Project R&P Dumai terus mendorong terciptanya tenaga kerja lokal yang kompeten, berdaya saing, dan berbudaya keselamatan. Program ini diharapkan mampu memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat sekitar sekaligus mendukung kebutuhan sektor industri dan ketahanan energi nasional, serta sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya tujuan ke-8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi (Decent Work and Economic Growth) melalui peningkatan kompetensi, sertifikasi tenaga kerja, serta perluasan akses masyarakat terhadap peluang kerja yang lebih baik.(rio)






