WNA Asal Malaysia Diduga Meninggal Dunia di Hotel Super Star Dumai, Begini Kata Kapolsek Dumai Barat

DUMAI (DUMAIPOSNEWS) – Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Malaysia yang menginap di Hotel Super Star Kota Dumai, Minggu (18/1/2026) dikabarkan meninggal dunia.

Kapolsek Dumai Barat AKP Dedi Noprizal yang dikonfirmasi menyebutkan, korban bernama Thirulogas Shunmuga Singham (74) diduga meninggal dunia di salah satu kamar Hotel Superstar, Jalan Hasanuddin atau Jalan Ombak, Kota Dumai.

“Sebelum meninggal dunia, korban sempat menghubungi kawannya untuk dibawa ke rumah sakit. Namun saat temannya kembali menelpon, korban tidak mengangkat telepon selulernya,”kata Kapolsek.

Merasa kuatir, lalu kawan korban langsung datang ke kamar korban. Dan langsung membawa korban ke rumah sakit.

“Karena tidak sadarkan diri, kawan korban langsung membawanya, namun tidak tahu apakah korban sudah meninggal dunia atau belum,”ujarnya.

Setibanya di rumah sakit, saat diperiksa oleh petugas medis, ternyata korban sudah tidak bernyawa lagi.

Lebih lanjut, Kapolsek mengatakan, hasil dari pemeriksaan terhadap tubuh korban tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan.

Menanggapi kabar tersebut, kepada sejumlah wartawan pihak manajemen hotel membantah informasi bahwa tamu tersebut meninggal dunia di dalam kamar hotel.

Manajemen Hotel Superstar, Budi, saat dikonfirmasi membenarkan adanya tamu yang mengalami kondisi darurat kesehatan, namun menegaskan bahwa korban tidak meninggal di kamar hotel.

“Yang bersangkutan sempat menghubungi temannya dan meminta dijemput karena sakit. Saat temannya datang ke hotel, beliau sudah dalam kondisi duduk,” ujar Budi.

Ia menjelaskan, tamu tersebut kemudian berinisiatif dibawa ke RS Awal Bros Dumai dengan dibantu oleh karyawan hotel.

Sementara itu, pihak manajemen RS Awal Bros Dumai juga membenarkan adanya pasien dengan identitas tersebut yang diantar ke rumah sakit.

Namun, berdasarkan keterangan rumah sakit, WNA tersebut telah meninggal dunia sebelum sempat mendapatkan tindakan medis.

“Setelah mendapat keterangan, memang benar ada nama yang bersangkutan di bawa ke sini, namun tidak tertolong sebelum mendapat tindakan,” ujar salah satu pihak manajemen RS Awal Bros bernama Agum. (rio)