DUMAI (DUMAIPOSNEWS)- Tahun 2026 Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) , Badan Penyelenggara Jaminan Sosial ( BPJS ) Ketenagakerjaan Kota Dumai melaksanakan Festival Pancing di Kolam Pancing Nugraha , Sabtu kemaren.
Acara dihadiri Pemerintah Kota Dumai diwaklili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Muhammad Yunus,perwakilan Dinas Tenaga Kerja serta sejumlah perusahaan peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Dikatakan Fadly Maulana Kepala BPJS Ketenagakerjaan Dumai acara ini menjadi momentum untuk mempererat , serta memperkuat kebersamaan hubungan antara pekerja dan pemberi kerja dalam suasana yang lebih santai namun tetap bermakna. Sesuai tema yang diusung yang “Satu Tekad, Satu Tujuan, Sejahtera Bersama”
Disamping festival pancing kata Fadly kegiatan lain juga dilaksanakan seperti senam pagi bersama, pemeriksaan kesehatan, penyerahan simbolis kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan, lomba memancing, hingga pembagian doorprize bagi peserta.
Bahkan turut dilakukan penyerahan simbolis santunan kematian sebesar 42 Juta kepada 2 orang ahli waris antara lain : Siti Nurlina ahli waris dari alm. Heru Prayetno (Non ASN Sekretariat Daerah Kota) dan Farouk Abdillah ahli waris dari alm. Ade Ayu Faddilah (Non ASN Badan Riset dan Inovasi Daerah Kota Dumai)
Diharapkan semakin banyak perusahaan yang memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada para karyawannya, sehingga kesejahteraan pekerja di Dumai dapat terus meningkat.
Seperti yang diketahui Ketenagakerjaan selaku penyelenggara jaminan sosial ketenagakerjaan memiliki tanggung jawab untuk mengelola 5 program diantaranya Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP), dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP). Peserta yang dilindungi terbagi atas 4 sektor antara lain Penerima Upah (PU), Bukan Penerima Upah (BPU), Jasa Konstruksi (Jakon), dan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Dalam sambutannya, Muhammad Yunus menyampaikan apresiasi atas inisiatif BPJS Ketenagakerjaan yang menghadirkan kegiatan positif dalam rangka peringatan May Day.
Menurutnya, Hari Buruh tidak hanya menjadi momen penghargaan bagi para pekerja, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat sinergi dalam membangun hubungan industrial yang harmonis, aman, dan sejahtera.
Ia juga menegaskan pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja sebagai bentuk kepastian dan perlindungan terhadap risiko kerja di masa mendatang.(rio)






