Tren Flu Meningkat di Pelalawan, Dinas Kesehatan Imbau Warga Waspada dan PHBS

PELALAWAN (DUMAIPOSNEWS.COM) —– Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pelalawan mengimbau masyarakat agar memperkuat penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam menghadapi meningkatnya kasus penyakit flu dan batuk yang menyerang warga belakangan ini. Peningkatan jumlah pasien dengan gejala influenza di beberapa Puskesmas dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) setempat.

“ Ya benar, saat ini ada peningkatan kasus flu di beberapa fasilitas layanan kesehatan, terutama di wilayah padat penduduk seperti Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kecamatan Bunut dan Kecamatan Ukui. Namun, kondisi ini masih dapat dikendalikan dan belum dikategorikan sebagai wabah,” terang Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan Asril SKM MKes kepada Dumaiposnews.com, Rabu (12/11) melalui via selluker.

Asril juga mengatakan,bahwa ttren flu kali ini diduga dipicu oleh perubahan cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa minggu terakhir, dari panas ke hujan, serta menurunnya daya tahan tubuh masyarakat. Dinas Kesehatan saat ini terus melakukan pemantauan terhadap laporan dari seluruh Puskesmas di 12 kecamatan untuk memastikan tidak terjadi lonjakan kasus yang signifikan. Untuk sampai saat ini belum ada pernyataan resmi dari Kementerian Kesehatan RI terkait status peningkatan kasus flu secara nasional. Meski begitu, pihaknya mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan menjaga kesehatan diri maupun keluarga.

“ Kami mengimbau masyarakat untuk menjaga daya tahan tubuh dengan PHBS serta makan bergizi, cukup istirahat, dan rutin berolahraga ringan. Selain itu, hindari kontak langsung dengan anggota keluarga atau rekan kerja yang sedang flu, serta gunakan masker bila mengalami batuk dan bersin,”ujarnya..

Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan juga telah mendistribusikan surat edaran ke seluruh Puskesmas dan fasilitas kesehatan swasta, berisi imbauan tentang langkah pencegahan dan penanganan dini gejala flu. Beberapa Puskesmas bahkan sudah melakukan edukasi langsung ke sekolah-sekolah dan perkantoran untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penyebaran penyakit musiman ini. Selain itu, masyarakat juga diminta agar tidak panik dan tidak melakukan pengobatan sendiri secara berlebihan, terutama dengan konsumsi antibiotik tanpa resep dokter.

“ Flu umumnya disebabkan oleh virus dan bisa sembuh dengan istirahat cukup serta asupan gizi yang baik. Bila gejala tidak membaik dalam tiga hari atau disertai sesak napas dan demam tinggi, segera periksa ke fasilitas kesehatan terdekat,” jelasnya.
Asril menambahkan, bahwa dengan langkah pencegahan yang tepat dan kesadaran masyarakat yang meningkat, Dinas Kesehatan optimistis lonjakan kasus flu di Pelalawan dapat ditekan dan tidak menimbulkan dampak yang luas.(naz)