Peduli Dampak Kabut Asap Karhutla, PWI dan Puskesmas Bengkalis Bagikan 500 Masker Gratis

BENGKALIS (DUMAIPOSNEWS) – Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) ditunjukkan UPT Puskesmas Bengkalis bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bengkalis. Keduanya turun langsung ke jalan membagikan 500 masker gratis kepada masyarakat, Jumat (16/10/2026).

Aksi sosial tersebut dipusatkan di Simpang Empat Jalan A. Yani–Jalan Hang Tuah, Kota Bengkalis, yang merupakan salah satu titik lalu lintas cukup padat. Pembagian masker menyasar pengendara sepeda motor, pengemudi mobil, pejalan kaki hingga pedagang kaki lima yang sehari-hari beraktivitas di luar ruangan.

Pantauan di lokasi, petugas UPT Puskesmas Bengkalis bersama pengurus dan anggota PWI Bengkalis terlihat membagikan masker kepada para pengguna jalan. Selain itu, masyarakat juga diberikan edukasi singkat mengenai pentingnya melindungi saluran pernapasan saat kualitas udara memburuk akibat kabut asap.

Ketua PWI Kabupaten Bengkalis, Adi Putra, mengapresiasi kolaborasi bersama UPT Puskesmas Bengkalis tersebut. Menurutnya, kepedulian terhadap kesehatan masyarakat tidak cukup hanya disampaikan melalui pemberitaan, tetapi juga perlu diwujudkan melalui aksi nyata.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak UPT Puskesmas Bengkalis atas kerja sama ini. Ini merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap kesehatan masyarakat di tengah kabut asap Karhutla,” ujar Adi Putra.

Ia menegaskan, PWI sebagai organisasi profesi wartawan tidak hanya berperan menyampaikan informasi kepada publik, tetapi juga dapat mengambil bagian dalam kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin hadir langsung di tengah masyarakat. Harapannya, pembagian masker ini dapat membantu mengurangi risiko paparan asap sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan,” tambahnya.

Adi Putra juga mengingatkan bahwa kabut asap perlu diwaspadai karena dapat mengganggu kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan.

Sementara itu, pihak UPT Puskesmas Bengkalis mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan dampak paparan asap terhadap kesehatan. Penggunaan masker, membatasi aktivitas di luar ruangan ketika asap pekat, serta menjaga kondisi tubuh menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko gangguan pernapasan.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan di tengah kondisi kabut asap. Kami juga mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan jika tidak mendesak,” ujar salah seorang petugas Puskesmas di lokasi kegiatan.

Aksi pembagian masker tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Sejumlah pengendara mengaku terbantu dengan adanya pembagian masker gratis, terutama ketika kabut asap mulai mengganggu kenyamanan saat beraktivitas di luar ruangan.

Kolaborasi UPT Puskesmas Bengkalis dan PWI Bengkalis ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat. Kedua pihak juga berkomitmen memperkuat sinergi melalui berbagai kegiatan sosial dan edukasi kesehatan di Kabupaten Bengkalis.

Di tengah ancaman kabut asap Karhutla, langkah sederhana seperti menggunakan masker dan mengurangi paparan asap diharapkan dapat membantu masyarakat lebih waspada dalam menjaga kesehatan.(rio)