Program Polindik, Kapolsek Bukit Kapur Irup di SMPN 11 Dumai Sampaikan Pesan Begini

DUMAI (DUMAIPOSNEWS)-Bertempat di Halaman SMPN 11 Bukit Kapur Jalan Kebun Kelurahan Bukit Kapur, Bukit Kapur, Senin (26/10/2026) sekira pukul 07.30 Wib, Kapolsek Bukit Kapur menjadi Inspektur upacara (Irup).

Dalam amanatnya, Kapolsek menyampaikan beberapa pesan agar para siswa di SMPN 11 Bukit Kapur diantaranya tidak terlibat tawuran atau perkelahian, tidak ugal-ugalan dalam berkendaraan dan bijak dalam bermedsos serta yang lainnya.

Kegiatan apel pagi dalam rangka mendukung Program Polidik (Polisi Peduli Pendidikan) terlihat diikuti para siswa/siswi, para guru dan sejumlah personil Polsek Bukit Kapur.

” Adik – adik sekalian perlu diketahui tentang pentingnya mempunyai SIM dalam berkendaraan yang dimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009. Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab kita bersama. Bagi yang menggunakan sepeda motor, selalu gunakan helm , baik sebagai pengendara maupun penumpang,”ujarnya.

Patuhi rambu-rambu lalu lintas, jangan menggunakan ponsel saat berkendara, dan jangan ugal-ugalan di jalan. Ingat, helm bukan untuk menghindari tilang, tetapi untuk melindungi nyawa.

” Selanjutnya, saya ingin menyampaikan tentang perkelahian antar pelajar, perkelahian antar pelajar bukanlah solusi dalam menyelesaikan permasalahan. Setiap persoalan hendaknya diselesaikan dengan kepala dingin, komunikasi yang baik, serta mengedepankan musyawarah. Para siswa juga diimbau untuk tidak mudah terprovokasi, tidak melakukan perundungan (bullying), serta tidak ikut-ikutan dalam aksi kekerasan yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, maupun pihak sekolah. Saya selaku Kapolsek Bukit Kapur mengajak seluruh pelajar untuk menjadi generasi muda yang berprestasi, berakhlak baik, disiplin, dan taat hukum, serta mampu menjaga nama baik sekolah dan menciptakan suasana belajar yang aman dan nyaman,”ungkapnya.

Pesan lainnya, agar siswa bijak dalam Bermedia Sosial. Media sosial dapat memberikan manfaat, tetapi juga dapat membawa dampak buruk jika disalahgunakan. Jangan mudah percaya berita bohong (hoaks), jangan menyebarkan ujaran kebencian, fitnah, maupun konten yang melanggar hukum.

” Gunakan media sosial untuk hal-hal yang positif, seperti belajar, berkarya, dan menyebarkan inspirasi. Pikirkan terlebih dahulu sebelum memposting sesuatu, karena jejak digital akan selalu ada,”katanya

Terakhir, Kapolsek menyampaikan terkait Program Green Policing yaitu tentang penanaman pohon dilingkungan sekitar. Program ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, menjaga penghijauan, mengurangi dampak pemanasan global, serta mengajak Siswa/i sekalian untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan lingkungan hidup.(rio)